Langsung ke konten utama

Sistem Jaringan Internet


Nama  : Fitri Anggraini
No,BP : 20101152610191
Kelas  : Si 5

A. Pengertian Jaringan Komputer
            Jaringan komputer  merupakan sistem yang terdiri dari gabungan beberapa perangkat komputer yang didesain untuk dapat berbagai sumber daya, berkomunikasi, dan akses informasi dari berbagai tempat antar komputer yang satu dengan komputer lainnya.

B. Manfaat Jaringan Komputer
  1. Berbagi sumber daya/pertukaran data
  2. Mempermudah berkomunikasi/bertransaksi
  3. Membantu akses informasi
  4. Mampu memberikan akses informasi dengan cepat dan uptodate.
C. Jenis-Jenis Jaringan Komputer
  1. Berdasarkan Jangkauan Wilayahnya
  • LAN (Local Area Network)
      LAN sering kita jumpai di perkantoran, kampus, maupun warnet. jaringan ini dapat menghubungkan lebih dari dua komputer di ruangan jarak dekat (terbatas) hingga beberpa KM saja. Jaringan ini biasanya terdiri dari komputer, printer, dan perangkat lainnya.
  • MAN (Metropolitan Area Network)
        Sesuai dengan namanya, maka jenis jarinan ini memberikan layanan hingga wilayah yang luas dan kemampuan transfer data pun berkecepatan sangat tinggi. Wilayah yang dapat menjadi cakupannya berkisar hingga 50 KM. MAN ini merupakan rangkaian LAN yang berukuran dan berjarak lebih besar.
  • WAN (Wide Area Network) 
      Jenis jaringan ini memberikan layanan lebih luas lagi dibanding MAN yaitu dapat menghubungkan suatu wilayah bahkan negara lain. WAN pada dasarnya merupakan kumpulan beberapa LAN yang ada di beberapa lokasi sehingga dibutuhkan sebuah device untuk menghubungkannya dan device itu kita sebut router.

      2. Berdasarkan Media Transmmisi
  • Jaringan Berkabel (Wired Network
        Jaringan ini menggunakan media kabel dalam menghubungkan setiap komputer dalam jaringan.
  • Jaringan Nirkabel (Wireless Network)
Jaringan ini tidak menggunakan media kabel sebagai alat penghubungnya, tetapi menggunakan gelombang elektromagnetik dalam setiap kiriman sinyal informasinya. 

     3. Berdasarkan Topologi Jaringan
  • Topologi Bintang (Star)



    Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan biaya menengah.
  • Topologi Cincin (Ring)


       Topologi cincin adalaj topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur yang melingkar.
        Pada topologi jaringan cincin, masing-masing titik/anode berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal di sepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerja sama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal ini dibantu oleh token.
  • Topologi Bus

     Topologi bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur, dengan menggunakan T-connector (dengan terminator 50 ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah terhubung. 
      Instalasi jaringan bus sangat sederhana, murah, dan maksimal 5-5 komputer. kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu anode putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan.
  • Topologi Jala (Mesh)

      Topologi jala/mesh adalah suatu bentuk hubungan antarperangkat di mana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi jala ini setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (decicated links).
  • Topologi Pohon (Tree)

      Topologi pohon disebut juga sebagai topologi jaringan bertingkat adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain dihubungkan sebagai jalur tulang punggung.
      Keunggulan jaringan pohon seperti ini adalah dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah apabila simpul yang lbih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat. Menurut Jeremyah Joel, topologi ini menggunakan banyak kabel dan di backbone (kabel terbawah) merupakan pusat dari topologi ini.

     4. Penggolongan Jaringan Berdasarkan Metode Distribusi Data
  • Jaringan terpusat, terdiri atas beberapakomputer terminal yang terhubung ke komputer induk (host). Komputer induk berisi data dan aplikasi dan melaksanakan hampir semua pengolahan data. Terminal dalam jaringan terpusat dapat berupa dumb terminal (terminal bisu), yaitu terminal yang tak memiliki alat pemroses data. Contoh minitor yang terhubung secara fisik dengan komputer induk. 
  • Jaringan terdistribusi, terdiri atas beberapa jaringan induk yang terhubung berbagai terminal. Jaringan terdistribusi secara fisik dapat dibentuk dari penggabungan jaringan terpusat.
      5. Penggolongan Jaringan Berdasarkan Hubungan Fungsional Komputer dalam Pemrosesan Data
  • Jaringan client-server, dalam model ini ada komputer yang berfungsi sebagai administrator atau pengelola jaringan yang disebut server dan ada komputer yang bertindak sebagai pengguna layanan yang disebut client. Client hanya dapat menggunakan resource yang disediakan oleh server sesuai dengan otoritas yang diberikan oleh adminstrator. Server dapat digunakan untuk mengontrol atau mengendalikan semua client yang terhubung ke jaringan.
  • Jaringan peer to peer, model ini digunakan untuk jaringan kecil. Biasanya hanya terdiri dari beberapa komputer. Model ini, setiap komputer dapat memberikan layanan ke komputer lain dan juga mengambil layanan dari komputer lain. Dengan kata lain, setiap komputer dapat berfungsi sebagai server maupun client pada waktu yang sama. Pada sistemoperasi Windows, model peer to peer dikenal sebagai workgroup.




Komentar